Home / Buletin Militer / Amphibious Ponton Zeni TNI AD

Amphibious Ponton Zeni TNI AD

Dengan adanya MBT (Main Battle Tank) Leopard 2A4 dengan bobot 60 ton, maka diperlukan dukungan khusus untuk mobilitas, terutama saat tank tanpa kemampuan amfibi ini harus melintasi sungai yang cukup lebar. Dalam pengadaan armada Leopard 2A4 dari Jerman memang disertakan tank jembatan BRLPZ-1 Beaver AVLB, namun dengan bentang jembatan 22 meter, kemampuan Beaver lebih efektif untuk melintaskan Leopard di medan parit. Nah, bagaimana jika Leopard harus melintasi sungai dengan lebar sampai seratus meter? Sebagai jawabannya, Korps Zeni bisa saja menggelar jembatan ponton dan MGB (Medium Girder Bridge) Double Storey with Link Reinforcement Set (LRS). Namun untuk instalasi kedua media penyebaran tadi dibutuhkan waktu dan persiapan yang tidak singkat. Guna mendukung keperluan taktis dalam laju pertempuran, dibutuhkan jembatan ponton yang mampu digelar cepat dan lumayan kuat untuk dilintasi ranpur seberat MBT Leopard. Dan inilah yang kemudian memunculkan nama M3 Amphibious Rig.

Dalam rangka pelaksanaan tugas pokok tersebut, satuan Zeni dilengkapi dengan alat utama Zeniberupa Amphibious Ponton 3M buatan Jerman yang memiliki  spesifikasi tertentu dalam pemakaian dan pemeliharaannya.

M3 Amphibious Rig adalah kendaraan perang amfibi yang dapat dipakai didarat dan diair. Selain sebagai senjata perang, kendaraan ini memiliki fungsi utama sebagai jembatan bagi tank dan kendaraan perang lainnya. Pertama kali diperkenalkan pada perang Iraq. Kendaraan ini merupakan jenis amfibi, bisa digunakan di darat dan di air. Fungsinya untuk jembatan atau proyeksi bagi tank dan kendaraan konvensional lainnya dalam menangani hambatan air.M3 Amphibious Rig telah digunakan sejak 1999, hingga sekarang masih diproduksi. Kendaraan ini memiliki panjang 13.03 m, lebar 3.35 m dan tinggi 3.97 m dengan berat total 26 ton.Alat perang ini dilengkapi mesin Diesel 289 kW sehingga dapat mencapai kecepatan maksimal 80 km per jam dengan jarak tempuh 750 km di darat. Kemudian 14 km per jam di air.

Awalnya dikembangkan oleh perusahaa Jerman Eisenwerke Kaiserslautern  (EWK, sejak tahun 2002 diakuisisi oleh General Dynamics European Land Systems), ia berhasil menggabungkan konsepsi serupa yang dibuat oleh perusahaan yang sama. Seperti pendahulunya, M3 melintasi jalan dengan keempat rodanya, menggelar dua ponton aluminium besar untuk daya apung di atas air.

Pengembangan M3 dimulai pada tahun 1982, dengan prototipe terakhir dikirimkan 10 tahun kemudian pada tahun 1992. Urutan pertama dari 64 kendaraan serial dibuat pada tahun 1994, dan mulai beroperasi dengan tentara Jerman dan Inggris  pada tahun 1996. Sejak saat itu, M3 juga telah diadopsi oleh tentara Republik China (Taiwan) dan Singapura .

Versi upgrade, yang dikenal di beberapa kalangan saat M3G, beroperasi dengan tentara ROC dan Singapura. Versi ini dilengkapi dengan kabin lapis baja, perlindungan NBC, sistem pengkondisian udara dan kit tropis khusus.

Konsep operasiAmphibious Ponton 3M dapat dikontrol sendiri melalui jalan darat, beroperasi sebagai kendaraan beroda 4×4 dengan kecepatan jalan maksimum 80 km / jam. Hal ini didorong ke dalam air untuk operasi amfibi, yang mana ia menyebarkan dua ponton aluminium besar, membentang di sepanjang lambungnya. Di dalam air, M3 didorong dan dikemudikan oleh 2 jet pompa yang dapat dilalui dengan kecepatan hingga 14 km / jam.

Beberapa rig dapat digabungkan dengan konektor panjang yang disebut “landai”, 4 di antaranya dibawa pada setiap kendaraan, untuk membentuk jembatan melintasi rintangan air. 8 M3 Rig akan menjembatani celah air 100m dengan cara ini, dan dapat dilalui oleh kendaraan sampai dan termasuk tangki tempur utama terberat 60+ ton seperti Leopard 2A6 dan Challenger 2 . Sebagai alternatif, hanya 2 Rig yang dapat digabungkan untuk membuat feri yang mampu membawa beban serupa di celah air yang jauh lebih luas. 3 Rig bergabung bersama bisa membawa hingga setara dengan 2 MBT tersebut .

            Amphibious Ponton 3M

Amphibious Ponton M3 dikembangkan di Jerman oleh Eisenwerke Kaiserslautern (pada tahun 2002 perusahaan ini diambil alih oleh General Dynamics). Ini adalah amfibi yang menjembatani sistem pengangkutan, yang digunakan untuk membawa tank dan kendaraan militer lainnya melintasi rintangan air. Pengembangan Amphibious PontonM3 dimulai pada tahun 1982. Ini adalah pengembangan lebih lanjut dari M2 sebelumnya, yang serupa dalam konsep. Prototipe pra-produksi akhir telah selesai dan diungkap pada tahun 1992. Perusahaan ini mulai beroperasi dengan Jerman dan Inggris pada tahun 1996, menggantikan M2 sebelumnya. Sebanyak 285 Amphibious Ponton M3 telah dibangun sampai saat ini. Saat ini dalam pelayanan dengan Jerman, Inggris dan beberapa negara lain. Amphibious Ponton M3 ini melihat pertempuran di Irak pada tahun 2003.

Amphibious Ponton M3 ini memiliki lambung paduan aluminium dilas ringan. Kendaraan digerakkan sendiri di darat. Di jalan Amphibious PontonM3 berjalan dengan empat roda. Di atas air roda ditarik dan amfibi menyebarkan dua ponton aluminium besar dan berubah menjadi feri tipe rakit. Ponton dapat digunakan saat bepergian. Di atas air, kendaraan rekayasa ini didorong oleh dua waterjet.

Beberapa Amphibious Ponton M3 dapat terhubung untuk membentuk rakit atau jembatan terapung yang lebih besar. Dua atau lebih rig digabungkan dalam waktu 3 menit untuk membuat feri, yang mampu membawa tank tempur utama terberat sekalipun, seperti Leopard 2A6 dan British Challenger 2 Jerman . Tiga Amphibious Ponton gabungan bisa membawa dua MBT. Dalam waktu 15 menit total 8 Amphibious Ponton dapat digabungkan bersamaan dan membentuk jembatan sepanjang 100 m. Ini memiliki kapasitas muatan 85 t untuk kendaraan yang dilacak dan 132 t untuk kendaraan roda.

Hadirnya Amphibious PontonM3, yang berwujud bak “mega structure” dengan bobot 28 ton. Saat melaju di darat, Amphibious Ponton M3 tak ubahnya truk berukuran raksasa, dengan panjang 12,74 meter, lebar 3,35 meter dan tinggi 3,93 meter. Sebagai platform yang sifatnya self deployable by road dengan penggerak 4×4. Saat melaju di jalan mulus, Amphibious

Peyebrangan Sungai

Video M3 Amphibious

 

About admin

Check Also

LAPORAN KORPS KENAIKAN PANGKAT PERWIRA

Direktur Zeni Angkatan Darat Kolonel Czi Zainal Arifin S. IP.  Memimpin acara pada acara laporan …